Kompetensi Lulusan

Kompetensi utama lulusan meliputi ; Melakukan pemeriksaan kualitas fisik air dan limbah cair, Melakukan pemeriksaan kualitas kimia air dan limbah cair, Melakukan pemeriksaan kualitas mikrobiologi air dan limba cair, Melakukan pemeriksaan kualitas fisik udara/kebisingan, getaran, kelembaban udara, kecepatan angin, radiasi, Melakukan pemeriksaan kualitas kimia udara, Melakukan pemeriksaan kualitas mikrobiologi udara, Melakukan pemeriksaan kalitas fisik tanah dan limbah padat, Melakukan pemeriksaan kualitas kimia tanah dan limbah padat, Melakukan pemeriksaan kualitas mikrobiologi dan parasitologi tanah dan limbah padat, Melakukan pemeriksaan kualitas fisik makanan dan minuman, Melakukan pemeriksaan kualitas kimia makanan dan minuman, Melakukan pemeriksaan kualitas mikrobiologi dan parasitologi makanan minuman, Melakukan pemeriksaa kualitas mikrobiologi dan parasitologi sampel usap alat makanan dan minuman dan rectum, Melakukan survai vektor dan Binatang Pengganggu, Melakukan pengukuran kuantitas (debit) air dan ar limbah, Mengindentifikasi makro dan mikro bentos di badan air, Melakukan pemeriksaan sampel toksikan dan biomonitoring, Melakukan pendugaan air tanah, Mengoperasika alat-alat aplikas pengendalian vektor, Mengelola alat-alat pengambilan sampel udara, Melakukan srveilance penyakit berbasis lingkungan, Melaksanakan penelitian yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan. Disamping kompetensi utama lulusan, juga ada kompetensi pendukung lulusan yang meliputi ; Berwirausaha dibidang pelayanan kesehatan lingkungan, Mata kuliah epidemiologi untuk kompetensi pengendalian vektor, Mengoperasikan alat pengeboran air tanah, Melakukan pengeboran air tanah untuk pembangunan sarana air bersih, Mengawasi sanitasi pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), Menerapkan prinsip sanitasi pengelolaan makanan, Melakukan intervensi administratif sesuai hasil analisis sampel air, tanah, udara, limbah makanan dan minuman, vektor dan binatang pengganggu, Melakukan intervensi sosial sesuai hasil analisis sampel air, tanah, udara, limbah makanan minuman, vektor da binatang pengganggu, Melakukan pengelolaan limbah padat sesuai dengan jenisnya, Melakukan pengendalian vektor dan binatang pengganggu, Melakukan pengelolaan pembuangan tinja, Mengawasi sanitasi tempat pembuatan, penjualan, penyimpanan, pengangkutan, dan penggunaa pestisda, Menilai kondisi kesehatan perumahan (kepadatan hunian, lantai, dinding, atap, ventilasi, jendela, dan penataan ruangan/bangunan), Mengawasi STTU, industri Pariwisata, Permukiman dan Sarana Transportasi, Melakukan pemberdayaan masyarakat dalam bidang kesehatan lingkungan, Melakukan analisis dampak kesehatan lingkungan, Melakukan kegiatan penyuluhan dan pelatihan (komunikasi).

Leave a Reply